Senin, 10 Juni 2013

Makalah Kesehatan anak sekolah seputar jajan sembarangan


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
     Jajan,mungkin yang kita ketahui jajan adalah sejenis makanan ringan.Makanan ringan ini memang banyak diminati oleh orang dewasa maupun anak-anak.Tapi sebagian besar anak-anak lebih banyak menyukai makanan ini karena mereka merasa tertarik dengan bentuknya yang menarik,beraneka ragam,dan rasanya yang enak.Makanan ringan ini sering kita jumpai di depan sekolah SD,toko-toko,ataupun di supermarket terdekat.
     Namun tahukah anda,bahwa makanan ringan ini tidak sepenuhnya makanan yang bergizi.Zat-zat yang terkandung dalam makanan ringan ini banyak yang berbahaya bagi kesehatan.
    Jadi,kali ini penulis ingin membahas tentang cakupan anak-anak yang lebih suka makan-makanan sembarangan di sekolah serta bagaimana upaya orang tua untuk menanggapinya.


1.2  Rumusan masalah
Ø  Dampak anak-anak jajan sembarangan
Ø  Kandungan berbahaya dalam jajan sembarangan
Ø  Upaya orang tua untuk anak

1.3  Tujuan penelitian
Ø  Untuk mengetahui bahaya anak jajan sembarangan
Ø  Untuk mencegah anak menghindari jajan sembarangan

1.4  Metode penelitian
Metode yang kami gunakan:
Ø  Deskriptif
Ø  Kajian pustaka dilakukan dengan mencari literatur di internet dan buku – buku panduan.



1.5  Sistematika penulisan

BAB I  Pendahuluan
1.1  Latar belakang
1.2  Rumusan masalah
1.3  Tujuan penelitian
1.4  Metode penelitian
1.5  Sistematika penulisan
BAB II  Pembahasan
2.1 Pendahuluan materi
2.2 Zat berbahaya kandungan jajan sembarangan
2.3 Dampak anak jajan sembarangan
2.4 Upaya orangtua untuk mencegah anak jajan sembarangan
BAB III  Penutup
3.1 Kesimpulan
3.1 Saran
BAB IV
4.1 Daftar pustaka
4.2 Glosarium







                        KESEHATAN ANAK SEKOLAH
                    Seputar “JAJAN SEMBARANGAN”


BAB II
PEMBAHASAN

2.2 Pendahuluan materi
    Meski berdasarkan survei 18 persen anak sekolah membawa bekal dari rumah, faktanya 60 persen orangtua masih memberikan uang jajan.Alhasil meski makanan rumah bisa dijamin bersih dan menyehatkan tetap saja anak rentan membeli makanan dengan zat-zat yang berbahaya di sekolah.Anak-anak cenderung tertarik karena bentuknya yang beraneka ragam seperti tempura,gulali,jeli,permen-permen,es cendol,dsb. Pada dasarnya anak-anak sekolah dasar kebanyakan suka makanan jajanan, dibanding makanan berat. Mereka menghabiskan uang jajannya untuk membeli jajanan di kantin sekolah maupun pedagang kaki lima di sekitar sekolah dasar.
Kebiasaan jajan pada anak sudah menjadi kebiasaan umum dan ditemui di berbagai tingkat sosial ekonomi masyarakat. Bagi anak yang tidak terbiasa makan pagi, makanan jajan berfungsi sebagai makanan yang pertama kali masuk ke saluran pencernaan, sehingga pada sebagian anak, jajanan menjadi penting artinya.Jika dibiarkan saja,akan berdampak negative kepada kesehatan anak.Selain itu,banyak zat-zat yang berbahaya di dalam jajanan tersebut.Mari kita simak penjelasannya.

2.3 Zat berbahaya kandungan jajan sembarangan
     Meskipun tidak semua jajanan di sekolah berbahaya,namun sebaiknya kita tahu zat-zat yang biasanya ditambah dalam jajanan tersebut.Berikut ini beberapa kandungan zat kimia berbahaya pada makanan yang biasanya terdapat pada jajanan anak di sekolah :
SIKLAMAT
·         Fungsi : pemanis buatan.
·         Efek : dapat menimbulan gangguan pencernaan, terutama dalam pembentukan zat dalam sel dan juga memiliki sifat karsinogenik (pemicu kanker).
SAKARIN
  • Fungsi : pemanis buatan
  • Efek : kadar sakarin yang berlebih pada makanan atau minuman akan menimbulkan efek rasa pahit, migrain, dan sakit kepala. Tak hanya sampai di situ, sakarin juga merangsang terjadinya tumor kandung kemih.
NITROSAMIN
  • Fungsi : penambah aroma pada sosis, kornet, keju, dendeng, dan ham.
  • Efek : bersifat karsinogenik memicu kanker.
RHODAMIN B
  • Fungsi : pewarna tekstil dan kertas
  • Efek : meningkatkan risiko kanker hati dan gangguan pencernaan
METANIL YELLOW
  • Fungsi : pewarna cat dan tekstil
  • Efek : meningkatkan risiko kanker
FORMALIN
  • Fungsi : pengawet makanan dan desinfektan
  • Efek : kerusakan fungsi hati, otak, jantung, limpa, dan sistem saraf pusat.
BORAKS
·         Fungsi: digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, bersifat antiseptik dan mengurangi kesadahan air
·         Efek akut :bisa menyebabkan badan berasa tidak enak, mual, nyeri hebat pada perut bagian atas, perdarahan gastro-enteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam dan sakit kepala.
       Jika salah satu bahan-bahan di atas masuk di dalam tubuh kita,maka kacaulah sudah.Anak-anak akan berdampak terjangkit penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.

2.4Dampak  anak  jajan  sembarangan
    Banyak hal-hal negative yang ditimbulkan zat-zat seperti contoh yang dijelaskan di sub-bab 2.3.Zat-zat ini dapat terakumulasi pada tubuh manusia dan bersifat karsinogenik yang dalam jangka panjang menyebabkan penyakit-penyakit antara lain kanker dan tumor pada organ tubuh manusia. Jajanan yang tidak bersih akan menyebabkan anak menderita berbagai penyakit, misalnya diare atau muntaber. Bahan makanan yang berwarna mencolok juga dikhawatirkan mengandung bahan pewarna bukan makanan. Kebiasaan jajan makanan yang padat energi seperti makanan manis dan berlemak juga berpotensi membuat anak kegemukan. Fakta yang terungkap bahwa dampak makanan tertentu ternyata mempengaruhi fungsi otak termasuk gangguan perilaku pada anak sekolah.Gangguan perilaku tersebut meliputi gangguan tidur, gangguan konsentrasi, gangguan emosi, gangguan bicara, hiperaktif hingga memperberat gejala pada penderita autis.
Pengaruh jangka pendek dari anak-anak mengkonsumsi jajanan ini menimbulkan gelaja-gejala yang sangat umum seperti pusing, mual, muntah, diare atau kesulitan buang air besar. Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA) dari WHO yang mengatur dan mengevaluasi standar BTP melarang penggunaan bahan kimia tersebut pada makanan. Standar ini juga diadopsi oleh Badan POM dan Departemen Kesehatan RI melalui Peraturan Menkes Nomor 722/Menkes/Per/IX/1998.Sangat berbahaya sekali jika keadaan ini tidak ditindaklanjuti.

2.5 Upaya orangtua untuk mencegah anak jajan sembarangan
Peran orang tua sangat diperlukan agar anak-anak tidak jajan sembarangan. Orang tua, khususnya para ibu, harus menjelaskan tentang bahaya jajanan dan panganan tersebut. Memberi pengertian kepada anak-anak memang tidak mudah, apalagi bagi anak-anak yang sudah terbiasa mengkonsumsi jajanan tersebut. Berikut adalah tips agar anak Anda tidak jajan sembarangan di sekolah:

1. Selalu konsumsi panganan sehat di rumah

Mulailah dengan memberi contoh selalu mengkonsumsi makanan yang sehat di rumah, termasuk cemilan. Siapkan cemilan yang termasuk panganan sehat dan bebas dari bahan berbahaya dan jangan lupa selalu ingatkan agar sebelum mengkonsumsinya untuk mencuci tangan pakai sabun terlebih dahulu. Jika di rumah anak-anak sudah terbiasa dengan hidup sehat dan mengkonsumsi panganan sehat, kemungkinan besar mereka tidak akan lagi mengkonsumsi jajanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut.

 

2. Bekali anak Anda dengan panganan sehat

Bekali anak dengan panganan yang sehat dan akan lebih baik lagi jika Anda para Ibu-ibu sendiri yang membuatnya. Buat variasi menu bekal tersebut agar Anak tidak bosan dengan bekal yang Anda buat. Tampilan dan rasanya juga usahakan yang disukai oleh anak-anak agar mereka tertarik untuk mengkonsumsinya. Bila Anak sudah cukup besar, tanyalah langsung kepada anak Anda panganan apa yang ia sukai. Selain harus tetap memperhatikan proses memasaknya, seperti cuci tangan sebelum memasak, pastikan panganan yang anak Anda konsumsi cukup nutrisinya.
3. Batasi memberikan uang saku                                                                 
       Dengan memberikan uang saku yang berlebihan, akan mendorong anak untuk konsumtif. Mereka akan merasa memiliki kemampuan untuk membeli apapun yang diinginkan, meskipun berbahaya bagi kesehatannya. Karena itu sebaiknya batasi uang saku, agar ia membeli hanya sesuai kebutuhannya saja.                          
 4.Menjelaskan bahaya jajan sembarang                                                      
    Anak jaman sekarang sering kali tidak bisa menerima begitu saja larangan yang diberikan orang tuanya. Karena itulah perlu memberikan penjelasan yang bisa dimengerti mereka mengapa dilarang membeli jajanan atau makanan sembarangan. Penjelasan sederhana, sebaiknya juga di beri gambaran atau contoh kongkrit, seperti banyaknya berita TV anak mengalami diare, maka anak akan memahami dan akhirnya mau menghindarinya.
 
     Selain orang tua, pihak sekolah juga bisa turut membantu mengurangi konsumsi jajanan yang berbahaya tersebut. Orang tua bisa mengusulkan kepada pihak sekolah agar menyediakan kantin sekolah yang menjual jajanan yang disukai oleh siswa namun bebas dari bahan-bahan berbahaya. Selain itu sekolah harus selalu memberikan pengarahan dan pengertian kepada para siswa tentang akibat yang bisa ditimbulkan apabila mengkonsumsi jajanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya dan juga selalu mengingatkan cuci tangan pakai sabun sebelum mengkonsumsi jajanan di sekolah.
    Kesehatan itu penting,apalagi untuk buah hati kita yang kelak dapat menjadi penerus bangsa,maka dari itu sebagai Ibu-ibu harus memberikan asupan yang menyehatkan,terbaik,dan kualitas yang bagus.

BAB III 
PENUTUP

KESIMPULAN :
   Dari uraian diatas,dapat diketahui bahwa sebaiknya anak-anak sekolah harus berhati-hati dalam memilih makanan di sekolah.Pastikan itu terjaga kebersihannya dan mengandung gizi yang cukup.Karena penjual jajanan keliling tidak hanya di desa tetapi di kota juga ada,maka Ibu-ibu harus membekali anaknya dengan makanan dari rumah yang pastinya kualitas dan kandungan gizinya cukup buat anak.Ibu-ibu sebaiknya juga member arahan atas apa yang akan dimakan anak di sekolah.

SARAN :
  Setelah membaca karya tulis ilmiah ini,disarankan bahwa Ibu-ibu harus lebih mengajari anak-anaknya tentang makanan yang baik untuk dikonsumsi,dan makanan yang tidak dikonsumsi.Atau mungkin sebaiknya Ibu membekalinya dengan makanan yang sudah disajikan di rumah untuk dibawa anak ke sekolah.









                                 DAFTAR PUSTAKA



Heru,adi(1993).Kader kesehatan masyarakat.Jakarta:Buku Kedokteran EGC.
Wahab,Samak (1996). Ilmu kesehatan anak Nelson. Jakarta:Buku Kedokteran EGC.


Dan diambil dari artikel/sumber-sumber:







                            GLOSARIUM

Autis adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak, yang membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi social dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri.
Anak hiperaktiv adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas
Boraks adalah senyawa berbentuk kristal, warna putih, tidak berbau dan stabil pada suhu tekanan normal.
Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik atau obat untuk membasmi kuman penyakit
Formalin adalah pengawet makanan.
Karsinogenik adalah substansi yang menyebabkan kanker atau meningkatkan resiko timbulnya kanker.
Metanil yellow adalah zat yang berfungsi sebagai pewarna makanan.
Nitrosamin adalah zat yang berfungsi menambah aroma.Nitrosamin digunakan dalam pembuatan beberapa kosmetik, pestisida, dan produk karet.
Rhodamin B merupakan pewarna sintesis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas.
Sakarin:Pemanis buatan yang tidak mempunyai nilai gizi
Siklamat:Pemanis buatan yang tidak mempunyai nilai gizi.